Belajar Ilmu Sihir | DEWA SIHIR AGENCY

Posts Tagged ‘Belajar Ilmu Sihir’

Ritual Sihir Pengorbanan

By Andra Gneovinz

====PERINGATAN KERAS====

SILAHKAN ANDA BOLEH BACA ARTIKEL INI KETIKA ANDA SUDAH SIAP! NAMUN KETIKA ANDA MEMAKSA DIRI UNTUK MEMBACANYA, KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG TERJADI DIKEMUDIAN HARI! SILAHKAN “BERSUCI” TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACANYA!

========================

Pengorbanan adalah salah satu ritual khusus yang telah ada sejak zaman dahulu kala. Para penyihir meyakini tentang adanya hukum pertukaran disemesta ini. Bukan hanya sebuah keyakinan palsu, melainkan hal itu merupakan salah satu dari sekian banyak aturan baku alam semesta.

Ritual pengorbanan bertujuan untuk mendapatkan sesuatu keinginan ataupun harapan, “siapa menanam, maka ia akan menuai”. Selalu ada awalan sebelum akhiran, dan selalu ada sebab untuk mencapai akibat.

Adapun dalam upacara ritual pengorbanan membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut :
1. Athame
2. Chalice
3. Pure water
4. Wand
5. Candle
6. Hewan korban
7. Garam kasar

Persiapan ritual :
*Sebelum memulai ritual berpuasalah selama tiga hari tiga malam, disertai meditasi cakra ajna dan tekhnik nafas segitiga. Pastikan jiwa dan raga dalam keadaan suci tanpa noda.

*Sembari melakukan puasa, maka puasakanlah juga hewan yang akan dikurbankan, namun tetap diberikan minum.

*Setelah tiga hari mandi suci dengan niat membersihkan diri dan bathin, dalam ilmu kejawen dikenal dengan mandi suci sedulur papat limo pancer.

*Setelah itu mandikan pula hewan kurban dengan pure water yang telah disiapkan, serta meniatkan seluruh sifat kebinatangan telah menyatu pada hewanbyang akan dikurbankan.

Pelaksanaan ritual :
*Tepat malam hari dibawah sinar rembulan siapkan lingkaran nyata pada altar sebagai perlambangan 5 element dasar dan 1 element cahaya.

*Siapkan athame yang telah disucikan menggunakan garam.

*Nyalakan candle pada altar.

*Buatlah lingkaran maya menggunakan wand sambil merapalkan mantra penghubung dengan sang tunggal (mantra sesuai keyakinan masing-masing, baca kembali RVDS Vol. 1).

*Setelah itu ambilah wand untuk penyembelihan hewan korban, adapun tata cara pengorbanan sebagai berikut.

*Pertama-tama Siapkan chalice untuk wadah darah hewan, tenangkan hewan hingga setenang mungkin dengan menyampaikan tujuan pengorbanan pada hewan.

*Pada saat penyembelihan satukan diri dengan sang Maha, serta bayangkan cita-cita yang dikehendaki.

Bagian terakhir :
Kubur darah hewan pada tanah, serta pastikan timbunan aman. Bersihkan altar serta peralatan. Lakukan penyimpanan athame dan wand (lihat RVDS Vol. 1). Daging hewan dimasak seperti biasa dan dibagikan kepada yang membutuhkan. Setelah semua selesai, meditasi ketenangan dan kesadaran dianjurkan untuk memperkuat pertukaran.

Misteri Angka 7

By : Andra Gneovinz

Angka adalah suatu tanda untuk melambangkan bilangan. Entah sejak kapan manusia mengenal angka namun ahli sejarah pernah menemukan catatan angka pertama pada selebaran tanah liat yang dibuat oleh suku sumeria yang bertempat tinggal di wilayah mesopotamia sekitar tahun 3000 SM.

Angka adalah simbol yang sangat sering kita gunakan untuk menghitung jumlah bilangan, sehingga angka adalah sesuatu yang sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, dalam artikel kali ini kami tidak akan membahas tentang asal muasal angka, melainkan fenomena misteri angka “7”.  Angka “7” adalah salah satu dari bilangan asli yang kerap muncul dalam berbagai hal disememesta ini. Contohnya, dimensi terbagi menjadi 7 bagian, bumi berlapis 7, 7 tulang leher mamalia, 7 cakra mayor, bahkan hari yang berjumlah 7. Bukan cuma hal itu, ketika kita memperhatikan susunan nada maka kita akan melihat ada 7 nada dalam susunan tangga nada. Apakah semua ini hanyalah kebetulan?

Entah misteri apa yang sebenarnya tersimpan pada angka “7”, bahkan para penyihir meyakini ada 7 dosa pada diri manusia, dan ada pula 7 kebaikan. Para penyihir meyakini bahwa angka 7 adalah salah satu angka Tuhan yang menjadi sebuah pesan pada mereka yang dapat membaca kitab semesta ini. Namun hal-hal seperti ini kerap kali kita acuhkan sebab hal seperti ini kita anggap tidak penting, padahal ilmu hitung (matematika) adalah ilmu pasti, dimana tidak boleh ada kesalahan didalamnya.

Jadi… apakah kau masih meyakini bahwa itu semua hanyalah kebetulan?

Download lagu SeVen (Searchless Veneration) disini :

Instrumen “VIRUS” Kebangkitan Free Download

 

Detoksifikasi via Musik

By Vionelix

Detoksifikasi diambil dari kata Detox yang berarti RACUN. Jika diberi tambahan menjadi detoksifikasi, berarti menjadi PENGELUARAN RACUN.

Lantas, apa itu Detoksifikasi via Musik? Maksudnya adalah Pengeluaran Racun melalui Media Musik. Bisa kah? Bisa.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? (kasus 1) Coba mari kita ingat bersama, jika Anda sering  mendengarkan sebuah musik tipe A (misal) yang diketahui tipe musik A adalah musik yang dapat memberikan efek penyakit (Musik “beracun”)…. dan kemudian anda mencoba mendengarkan musik tipe B yang diketahui melalui percobaan adalah dapat memberi efek kesembuhan (musik “penyembuh”)…. Lalu, Apa yang akan terjadi?

Banyak hal yang mungkin bisa terjadi. Diantaranya adalah terjadi mual, pusing, mules, sering buang angin, perasaan nggak nyaman, gelisah, ataupun lainnya. Padahal yang didengerkan adalah Musik tipe B yang diketahui memberi efek penyembuhan (Musik “penyembuh”)

=== artikel terkait ini bisa dicek dibawah ini mengenai experimen tomat musik===

Experiment Musik – Tomat

Nah,,, itu berarti bisa jadi rasa-rasa tersebut adalah proses detoksifikasi yang dilakukan oleh tubuh…. Jika dilakukan dengan teratur, bisa jadi akan normal kembali.

Hal berkebalikan juga bisa terjadi. Misal (kasus 2). Sering denger musik “penyembuh”, tapi dipaksa denger musik “beracun”. Dan mules-mules misalkan. Ya,, tentu… sudah pasti akan memberi efek penyakit. Tapi apakah lama kelamaan bisa aman / rasa mulesnya hilang? Bisa jadi….

Karena apa?

Dalam kasus 1 saja, kita tidak tahu tubuh kita penuh racun akibat musik yang kita dengar, sehingga tubuh sudah merasa seperti “menyatu” dengan racun. Jadi seperti dianggap hal biasa.

Begitupun dalam kasus 2, awalnya mungkin tubuh sehat, tapi dipaksa mendengar musik “beracun”, sehingga ada “perlawanan” diawal oleh tubuh. Jika diteruskan, bisa jadi nantinya racun menguasai tubuh. Sehingga bisa dianggap biasa saja oleh tubuh. Padahal perlahan bisa merusak tubuh.

Hal ini bisa juga dikarenakan perputaran energi tubuh, perputaran DNA tubuh, perputaran gerak sel, perputaran darah, itu mengikuti perputaran alam semesta. Tubuh akan merespon getaran nada nada dalam musik. Musik “penyembuh” itu tentu putaran nadanya searah dengan perputaran alam semesta yaitu berlawanan arah jarum jam, sehingga tubuh pun selaras dengan alam semesta. Nah, bagaimana musik “beracun”? Tentu sebaliknya….

Oke… jadi ini adalah sekilas tentang Detoksifikasi via Musik. Bahwa hal hal “tidak enak” yang terjadi saat mendengarkan 2 tipe musik (berpindah haluan dari musik “beracun” ke musik “penyembuh”), itu bisa jadi proses detoksifikasi.

NB :
1) Racun yang saya maksud diatas adalah Racun dalam tanda kutip, “RACUN”. Bukan melulu sebuah senyawa yang bisa memberi efek racun, bukan pula hanya sekedar gangguan psikis. Tetapi lebih menekan-kan pada efek buruk yang ditimbulkan oleh tubuh.

2) Musik “penyembuh” yang saya maksud adalah musik yang memberi efek positif bagi tubuh kita. Tidak hanya tubuh, tetapi juga bagi sekitar kita juga termasuk kehidupan kita.

3) Musik “beracun” yang saya maksud adalah musik yang memberi efek buruk / negatif bagi tubuh, serta  pada kehidupan kita.

Terlalu Banyak Hal Yang Kau Logikakan Di Dunia Ini…

By Andra Gneovinz

Disuatu desa hiduplah seorang pemuda yang menggilai ilmu pengetahuan. Dimana segala sesuatu menurutnya dapat dilogikakan,

Menurutnya keajaiban itu tidak pernah ada.

Hingga suatu hari pemuda tersebut bertemu dengan seorang penyihir.
Pemuda tersebut menantang penyihir dengan mengatakan bahwa sihir tak pernah ada.

Singkat cerita penyihir tersebut mengajaknya kesebuah tepi jurang.
Pemuda tersebut bertanya kepada penyihiruntuk apa kau mengajakku kesini?(tanya pemuda)
Penyihir pun tersenyum dan berkatasebentar lagi kau akan tahu“.

Sesampainya dipinggir jurang tanpa sepatah katapun penyihir mendorong sang pemuda tersebut ke jurang.
Pemuda tersebut kaget dan berteriak, adrenalinnya memuncak.
Mati aku(pikir pemuda tersebut), logikanya menjelaskan jatuh dengan ketinggian seperti itu tak mungkin dia selamat.

Begitu ia membuka matanya dia ternyata selamat. Senang dalam hatinya bahwa ia tak jadi mati. Namun apa yang terjadi ternyata tubuhnya menjadi anak-anak berusia 10 tahunan. Ini tak mungkin terjadi pikirnya, otaknya berusaha melogikakan yang terjadi namun tak sanggup menjelaskan fenomena ini.

Dia telah menjadi anak penggembala domba disuatu desa yang tak dikenalnya, dia berusaha menjelaskan kepada pria tua yang menjadi ayahnya bahwa dia adalah seorang pemuda berumur 24 tahun, namun tak dipercaya.

Akhirnya dia memutuskan untuk menerima kenyataan walaupun dalam logikanya menolak hal tersebut.

Hari demi hari dilewatinya. Kegiatannya kini menjadi penggembala domba, sehari-hari ia membawa domba untuk diberi makan diatas gunung. Selepas menggembala ia lebih senang berdiam diri dikamarnya.

Tak terasa waktu telah berjalan 3 tahun lamanya. Seperti biasa ia berada diatas gunung menggembala domba-domba milik pria yang menjadi ayahnya.

Dia bersandar disebuah pohon dan mulai merenungi kejadian yang menimpanya 3 tahun silam.

Sementara asyik merenung salah satu dombanya menerobos masuk kedalam hutan digunung itu menuju jurang, dia pun mengejar domba tersebut hingga ke tepi jurang, karena takut dombanya jatuh kejurang akhirnya dia ceroboh dalam melangkah dan kemudian jatuh ke jurang tersebut. Dia menutup rapat-rapat matanya dan berteriak.

Saat dibuka matanya ternyata dia masih berdiri bersama sang penyihir ditepi jurang dengan tubuh serta pakaian saat pertama kali ia jatuh kejurang karena dorongan penyihir. Keringat dingin membasahi tubuhnya, dia berkataini mimpi, tak mungkin terjadi! ! !“.

Sang penyihir tersenyum, dari balik pohon-pohon diatas gunung seorang pria yang menjadi ayahnya dalam tubuh anak-anak muncul bersama beberapa domba.

Masih tak percaya ia pun bergegas menanyakan pria tersebut apakah memiliki seorang anak berumur 13 tahunan? Jawaban mengherankan dari pria tersebut “benar aku memiliki seorang anak laki-laki yang biasa menggembala domba ku namun beberapa bulan yang lalu dia jatuh kejurang dan meninggal beberapa bulan lalu(ujar pria tersebut).

Pemuda tersebut jatuh berlutut menyadari dirinya yang begitu skeptis tentang banyak hal.
Penyihir pun menghampirinya dan berkatabanyak hal yang tak dapat kau logikakan didunia ini“.

Pemuda tersebut akhirnya meminta maaf pada penyihir tersebut dan meminta agar menjadi muridnya.

Pesan dari kisah ini adalah, Bukalah matamu dalam memandang dunia ini, sebab banyak hal yang belum kau ketahui, bahkan terciptanya manusia pun hanya menjadi sebuah teori yang tak pernah satupun orang yang sanggup meniru kemampuan Tuhan ini.

Oleh karenanyaselama seseorang masih yakin akan keajaiban maka dia akan terus menerima berbagai keajaiban, namun ketika seseorang berhenti percaya akan keajaiban, itu menandakan otang tersebut telah melepas gelarnya sebagai manusia(ayat “VIRUS” Dewa Sihir Alvi Rheyz).

Baca artikel tentang Yuki Onna disini

YUKI ONNA (Legenda Spirit/Yokai Wanita Salju dari Jepang)