Baca Kisah Ini, dan Kau Akan Tau Bagaimana Melakukan SIHIR!! | DEWA SIHIR AGENCY

Kisah Penyihir A dan Penyihir B

Suatu masa di negeri sihir yang penuh fantasi dan keajaiban, hiduplah seorang Penyihir tua bangka yang sudah bau tanah …

Tua bangka tersebut memiliki 2 orang murid, sebut saja si A dan si B ..

Si A adalah murid yang sudah lama belajar sihir kepada si tua bangka, sedangkan si B adalah anak ingusan bau kencur yang baru beberapa bulan mempelajari sihir dan menjadi murid si Tua bangka …

Suatu hari si tua bangka mengajarkan sebuah ilmu sihir kepada kedua muridnya dan memberikan mereka catatan tentang ritual-ritual yang harus dikerjakan oleh kedua muridnya tersebut ……

Beberapa hari kemudian si tua bangka memanggil kedua muridnya tersebut untuk melihat hasil dari latihan dari mereka berdua ….

Sesuai dugaan si tua bangka selama ini, jika ternyata yang lebih berbakat menjadi penyihir adalah si B dan bukan si A yang sudah lama belajar keilmuan sihir kepada si tua bangka ..

Melihat sang guru begitu memuji si B dengan bakatnya, akhirnya si A pun menjadi marah dan menegur sang guru, “Wahai tua bangka, kenapa kau selalu saja memuji si B dan sedikitpun tidak pernah memuji hasil latihanku” ..

Lalu dengan santai si tua bangka berkata kepada si A ,,, “Kau itu tidak mempunyai bakat menjadi seorang penyihir, percuma kau menghabiskan waktumu disini, mending kau pergi saja dasar murid tidak berbakat” ….

Mendengar ucapan dari gurunya akhirnya si A pun ingin beranjak pergi, tetapi belum sempat dia melangkahkan kakinya seorang pria bervirus muncul di hadapannya ….

“Hey Penyihir A, kau tau sebenarnya tidak ada orang yang berbakat menjadi penyihir sebelum mereka berlatih dan berlatih ?, ohya tidak akan pernah juga latihan itu membawa hasil kalo kau tidak mengetahui KUNCINYA” ..

“Kau tau apa perbedaanmu dengan si Penyihir B ?” …

“Si Penyihir B tau cara dan syarat membuat ramuan sihir sedangkan kau tidak” ..

“kuberikan contoh sederhana, jika kau punya baskom berisi jus jeruk dan kau ingin membuat kopi, seharusnya apa yang terlebih dahulu kau lakukan agar baskom tersebut bisa kau pergunakan untuk membuat ramuan kopi ?”

Si Penyihir A menjawab :

“membuang atau memindahkan isinya (jus jeruk) lalu mencuci bersih baskom yang akan kujadikan wadahnya” ….

BETUL ! itu adalah syarat pertama membuat ramuan …

lalu setelah itu tentunya kau harus mengetahui apa saja bahan-bahan yang kau butuhkan untuk membuat KOPI, dan itu adalah syarat kedua …

Kau tau kesalahanmu selama ini ? kau mencampur adukkan antara jus jeruk dan kopi, padahal tujuanmu adalah membuat cita rasa kopi murni, sekali lagi cita rasa kopi murni, seandainya kau ingin membuat jus jeruk rasa kopi itu tidak menjadi masalah, tapi bukankah tujuanmu, sekali lagi TUJUANMU adalah membuat cita rasa KOPI MURNI ? ..

Sudah faham ?

Baskom adalah DIRIMU dan Kopi adalah SIHIR ….

Lalu si tua bangka yang mendengar itu pun bertanya kepada si pemuda bervirus …

“Wahai anak muda siapakah namamu ?”

dan dijawab :

“Percayalah usiaku lebih tua darimu jadi kesalahanmu adalah menganggapku anak muda hanya karena baskomku lebih baru darimu ” ….

Perbedaan kita hanyalah : “saya suka mencuci bersih baskomku setelah dan sebelum kupergunakan sedangkan kau tidak, itu saja” …

Dengan segala hormat perkenalkan saya DEWA SIHIR ..

5 Responses to “Kisah Penyihir A dan Penyihir B”

Leave a Reply