NusantaraKu | DEWA SIHIR AGENCY

Archive for the ‘NusantaraKu’ Category

Nenek Moyang di Nusantara ini BUKAN ORANG SEMBARANGAN !!!

by Vionelix

Seperti judul diatas, orang orang dahulu yang “menghuni” Nusantara yang kaya, adalah bukan orang orang sembarangan. Kenapa bisa demikian?

Sejarah bisa kita lihat dari apa yang ditinggalkannya. Sekarang mari kita lihat apa saja yang ditinggalkan nenek moyang kita di Nusantara kita ini:

Bangunan

Diantara banyak yang ditinggalkan, salah satunya adalah bangunan. Bangunan paling megah adalah candi. Ya, seperti yang sudah anda lihat di buku buku sekolah. Candi Borobudur salah satunya. Begitu megah bukan? Kira kira siapa yang membuatnya dan untuk apa? Pertanyaan ini mungkin gak penting. Tapi sesuatu itu pasti ada sebab dan alasannya. Tidak mungkin sesuatu dibuat asal asalan. Apalagi dengan jumlah yang banyak dan volume yang besar. Betul? Jelas sekali, para pendahulu kita, bukan orang sembarangan…

Bukan hanya bangunan seperti candi, tapi juga bangunan adat. Rumah adat tiap suku. Semuanya memiliki seni dan filosofis yang mendalam. Artinya bukan cuma hiasan keindahan. Tapi ada maknanya disetiap seni yang dibuat.

Pakaian adat

Siapa yang tidak pernah liat pakaian adat? Mungkin kau terlalu kebarat baratan, sehingga aksesoris tanah asalmu lupa… Yaps, mereka yang memakai pakaian adat dari tiap daerah memiliki makna tertentu. Ada perlambang keanggunan, kekuatan, kebijaksanaan, dan lain lain. Mari kita bandingkan dengan baju tanah gurun…. Jauh beda bukan?

Sebagian menggunakan aksesoris berupa bagian bagian burung. Misal sayap, paruh, dll. Ada juga yang pakai taring. Itu semua memiliki makna filosofis tersendiri… Bukan cuma soal keren atau engga. Ada nilai spiritualnya…

Ada lagi yang membantah. “Kok pakaian buka aurat di pertahankan… aneh!”. gaes… Cuma orang yang imannya lemah saja yang berbicara demikian…. Ini soal ke dalam diri, bukan ke luar diri…

Seni Budaya

Nah yang ketiga, seni dan budaya. Nusantara ini orang orangnya ramah…. Sudah semestinya menjadi kiblat bagi penduduknya. Berbeda kalau kita yang memang sudah “oke”, tapi berkiblat ke gurun… Ya bakalan kembali ke zaman primitif… Kita sudah maju dibanding disono…. Kesenian daerah, wayang, tari tarian, alat musik, dan budayanya, sungguh mencerminkan tingginya spiritual orang orang Nusantara. Tapi, semenjak banyak yang berkiblat ke gurun… ya bakalan turun.

Mungkin lupa dengan tanah dimana dia dilahirkan… diberi makan… minum, hidup, dll. Malah suka ke gurun. Kan lucu 😀

Kesimpulannya, Nenek Moyang Nusantara jelas bukan orang sembarangan. Dari seni budaya, tarian, seni rupa, rumah adat, bangunan, pakaian, dll. Menunjukkan kreativitas yang sangat tinggi dan memiliki nilai spiritualitas yang belum ada tandingannya….

 

Ok sekian dulu

Shalom, Assalamualaikum, Om Shanti shanti shanti om, Namo buddhaya

Filosofis Nasi Urap

by Vionelix

Siapa yang ngga kenal urap? Oh jelas kaum asing pasti gak tau urap. Tapi warga Nusantara pastilah pernah merasai yang namanya URAP. URAP adalah makanan vegetarian. Isinya dedaunan, sayuran, dan parutan kelapa. Dimakan pakai nasi. Anget anget pasti pas banget.

Nah, saya tidak panjang lebar soal makanan urapnya, karena pasti tahu sudah isi-isinya dan bentuknya, dan segala tampilan fisiknya. Disini saya bahas soal filosofis nasi urap.

Nasi Urap atau urap – urap. Itu memiliki makna filosofis yang baik. Urap sendiri berasal dari kata Urip dalam bahasa Jawa yang artinya hidup. Hidup disini berarti setiap orang mampu menafkahi setiap keluarganya. Dalam makanan urap, biasanya ada sayuran kacang panjang. Kacang panjang ini memiliki makna pemikiran yang maju dan visi jauh kedepan. Selain itu ada juga taoge. Nah taoge ini melambangkan Kreativitas dan tumbuh untuk selalu berkembang. Sayuran lainnya ada juga Kangkung, bermakna jinangkung yang dalam bahasa Jawa, berarti melindungi. Selain itu juga ada Bayam, bermakna Adem Ayem Tentrem. Dan nasi putih, bermakna bersih dan halal.

Biasanya dalam acara selametan, sesepuh kampung memberi pencerahan dulu diawal mengenai nasi urap ini. Jadi setiap hadirin yang datang, paham akan wejangan singkat tentang nasehat hidup. Tidak sampai disini, setiap makanan yang dibuat dengan sungguh sungguh, apalagi dimakan dan tau maknanya, maka akan menjadi doa yang tidak di sadari. Doa apa? Ya dari masing masing makna filosofi dari nasi urap tadi.

Nah sekian dulu artikel ini. Semoga artikel ini bermanfaat.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… Shalom… Om shanti, shanti, shanti, om… Namaste….

 

Lukisan
Event
Event

Indonesia Tanah Ibu Pertiwi